Jumat, 30 Agustus 2013

Besaran dan Satuan

Pengertian Besaran
Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur atau dihitung, dinyatakan dengan angka dan mempunyai satuan.
Dari pengertian ini dapat diartikan bahwa sesuatu itu dapat dikatakan sebagai besaran harus mempunyai 3 syarat yaitu

  1. dapat diukur atau dihitung
  2. dapat dinyatakan dengan angka-angka atau mempunyai nilai
  3. mempunyai satuan
Bila ada satu saja dari syarat tersebut diatas tidak dipenuhi maka sesuatu itu tidak dapat dikatakan sebagai besaran.
Besaran berdasarkan cara memperolehnya dapat dikelompokkan menjadi 2 macam yaitu :
  1. Besaran Fisika yaitu besaran yang diperoleh dari pengukuran. Karena diperoleh dari pengukuran maka harus ada alat ukurnya. Sebagai contoh adalah massa. Massa merupakan besaran fisika karena massa dapat diukur dengan menggunakan neraca.
  2. Besaran non Fisika yaitu besaran yang diperoleh dari penghitungan. Dalam hal ini tidak diperlukan alat ukur tetapi alat hitung sebagai misal kalkulator. Contoh besaran non fisika adalah Jumlah.
Besaran Fisika sendiri dibagi menjadi 2
  1. Besaran Pokok adalah besaran yang ditentukan lebih dulu berdasarkan kesepatan para ahli fisika. Besaran pokok yang paling umum ada 7 macam yaitu Panjang (m), Massa (kg), Waktu (s), Suhu (K), Kuat Arus Listrik (A), Intensitas Cahaya (cd), dan Jumlah Zat (mol). Besaran pokok mempunyai ciri khusus antara lain diperoleh dari pengukuran langsung, mempunyai satu satuan (tidak satuan ganda), dan ditetapkan terlebih dahulu.
  2. Besaran Turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok. Besaran ini ada banyak macamnya sebagai contoh gaya (N) diturunkan dari besaran pokok massa, panjang dan waktu. Volume (meter kubik) diturunkan dari besaran pokok panjang, dan lain-lain. Besaran turunan mempunyai ciri khusus antara lain : diperoleh dari pengukuran langsung dan tidak langsung, mempunyai satuan lebih dari satu dan diturunkan dari besaran pokok.
Saat membahas bab Besaran dan Satuan maka kita tidak akan lepas dari satu kegiatan yaitu pengukuran. Pengukuran merupakan kegiatan membandingkan suatu besaran dengan besaran sejenis yang ditetapkan sebagai satuan.
Pengertian Satuan
Satuan didefinisikan sebagai pembanding dalam suatu pengukuran besaran. Setiap besaran mempunyai satuan masing-masing, tidak mungkin dalam 2 besaran yang berbeda mempunyai satuan yang sama. Apa bila ada dua besaran berbeda kemudian mempunyai satuan sama maka besaran itu pada hakekatnya adalah sama. Sebagai contoh Gaya (F) mempunyai satuan Newton dan Berat (w) mempunyai satuan Newton.
Besaran berdasarkan arah dapat dibedakan menjadi 2 macam:
  1. Besaran vektor adalah besaran yang mempunyai nilai dan arah sebagai contoh besaran kecepatan, percepatan dan lain-lain.
  2. Besaran sekalar adalah besaranyang mempunyai nilai saja sebagai contoh kelajuan, perlajuan dan lain-lain.

LIRIK LAGU Maudy Ayunda - Cinta Datang Terlambat (Ost. Refrain)

LIRIK LAGU Maudy Ayunda - Cinta Datang Terlambat (Ost. Refrain)
 
Takku mengerti mengapa begini
waktu dulu kutak pernah merindu
tapi saat semuanya berubah
kau jauh dariku, pergi tinggalkanku


REFF :
memang mungkin ku cinta
mungkin memang kusesali pernah tak hiraukan asamu dulu
aku hanya ingkari hatiku saja
tapi mengapa cinta datang terlambat

tapi saat semuanya berubah
kau jauh dariku pergi tinggalkanku


BACK TO REFF

Selasa, 16 Oktober 2012

Dear friend,

 one thing is for sure, you are very funny and amusing!
you are my good friend.  That’s probably why I love to be your friend! It takes a funny friend like you to make me smile even in the most complicated situations and to comfort me in adversity and small daily tragedies!
Only someone special like you can bring me some comfort in those dead end situations, those moments of doubt and uncertainty, so common nowadays, when the ghosts of violence, of insecurity and unemployment hover over our heads!
And the best thing is, you bring me not only comfort but also joy and good humor. You are real special and sweet! Only a loyal friend like you can give me some comfort in these troubled moments…

Thanks for everything!
Your friend,

Rabu, 10 Oktober 2012

Ciri - Ciri Anak INDIGO

Anak indigo lahir membawa kemampuan yang bersifat spiritual dan memiliki kecerdasan yang tinggi. Dan berikut ini adalah ciri dari orang yang terlahir dengan kondisi semacam ini, apakah hanya sekedar mampu membaca masa depan ataupun memiliki kelebihan melihat hantu. Mari kita simak tentang beberapa hal yang perlu diketahui dari Indigo itu sendiri.


Ciri dari anak Indigo menurut dr Suzy yang juga praktek di RSJ Grogol yang blogbintang kutip dari detik
  1. Memiliki kemampuan di luar akal sehat
  2. Punya pemikiran sendiri
  3. Sering tidak bisa atau sulit untuk konsentrasi
  4. Suka mengkhayal
  5. Sering diam
  6. Bisa menceritakan suatu hal secara detail meski dia tidak mengalaminya, misalnya ia bisa menceritakan temannya secara detail tapi saat bertemu secara nyata dengan temannya itu ia tidak bisa akrab.
Sementara merujuk dari buku How To Raise An Indigo Child yang dikarang oleh Barbara Condron, ada beberapa hal yang menjadi ciri khas dari anak atau orang indigo yaitu:
  1. Harus tertarik pada sesuatu untuk memusatkan perhatiannya, dan bila sudah tertarik maka ia akan memiliki energi yang tiada batas.
  2.  Memiliki rasa harga diri dan integritas yang kuat serta sangat peka.
  3. Energi yang berlebihan menyebabkan perhatiannya cepat teralih.
  4. Mudah merasa bosan.
  5.  Membutuhkan orang dewasa yang stabil secara emosional dan senantiasa penuh kasih sayang.
  6. Memiliki kemampuan tajam untuk mengamati dengan daya ingat yang sangat baik.
  7.  Mampu mengorganisasi dan mendata informasi dengan sangat cepat.
  8. Bersifat kreatif dan cerdas.
  9. Lebih menyukai cara sendiri dalam mempelajari sesuatu, menggabungkan berbagai jenis informasi dengan cara yang inovatif serta kreatif.
  10. Ingin mengalami langsung suatu kejadian atau hal dan bukan sekadar membicarakan.
Jadi tidak melulu anak indigo itu adalah makhluk aneh yang dapat melihat hal-hal gaib yang biasanya orang tidak bisa. Tapi dari berbagai hal, Sifat yang sering terekspose adalah kemampuan interdimensional. Padahal yang bersifat humanis, perikemanusiaannya tinggi, hal semacam itu malah jarang terekspose,” kata dr Tb Erwin Kusuma, SpKJ(K), psikiater anak dari RSPAD Gatot Subroto.
Menurut dr Erwin, secara umum ada 4 jenis kemampuan anak indigo dan kemampuan :
  1. Interdimensional :  kemampuan ini paling sering diekspose karena bagi kebanyakan orang sulit diterima akal sehat. Contoh kemampuan jenis ini antara lain bisa melihat dan berkomunikasi dengan makhluk halus.
  2. Humanis : Kemampuan ini berhubungan dengan perikemanusiaan, sehingga tidak terlalu kontroversial. Anak indigo dengan kemampuan ini memiliki cara yang unik dalam berkomunikasi dengan manusia lain serta bisa lebih peka terhadap perasaan orang lain.
  3. Konseptualis : Anak indigo yang memiliki kemampuan ini sering memiliki konsep atau pemikiran yang sulit dipahami oleh orang lain.
  4. Artis : Jenis kemampuan anak indigo yang satu ini menonjol di bidang seni. Karya seni yang dihasilkan anak indigo dengan kemampuan ini cenderung bernuansa spiritual, misalnya puisi yang banyak berbicara tentang roh.

Selasa, 09 Oktober 2012

asal Mula Biologi

Asal mula biologi

Aristoteles dan biologi

Ilmu biologi dirintis oleh Aristoteles, ilmuwan berkebangsaan Yunani. Dalam terminologi Aristoteles, "filosofi alam" adalah cabang filosofi yang meneliti fenomena alam, dan mencakupi bidang yang kini disebut sebagai fisika, biologi, dan ilmu pengetahuan alam lainnya.
Aristoteles melakukan penelitian sejarah alam di pulau Lesbos. Hasil penelitiannya, termasuk Sejarah Hewan, Generasi Hewan, dan Bagian Hewan, berisi beberapa observasi dan interpretasi, dan juga terdapat mitos dan kesalahan. Bagian yang penting adalah mengenai kehidupan laut. Ia memisahkan mamalia laut dari ikan, dan mengetahui bahwa hiu dan pari adalah bagian dari grup yang ia sebut Selachē (selachians).[2]

Didirikannya biologi modern

Istilah biologi dalam pengertian modern kelihatannya diperkenalkan secara terpisah oleh Gottfried Reinhold Treviranus (Biologie oder Philosophie der lebenden Natur, 1802) dan Jean-Baptiste Lamarck (Hydrogéologie, 1802). Namun, istilah biologi sebenarnya telah dipakai pada 1800 oleh Karl Friedrich Burdach. Bahkan, sebelumnya, istilah itu juga telah muncul dalam judul buku Michael Christoph Hanov jilid ke-3 yang terbit pada 1766, yaitu Philosophiae Naturalis Sive Physicae Dogmaticae: Geologia, Biologia, Phytologia Generais et Dendrologia.

Cakupan

Pada masa kini, biologi mencakup bidang akademik yang sangat luas, bersentuhan dengan bidang-bidang sains yang lain, dan sering kali dipandang sebagai ilmu yang mandiri. Namun, pencabangan biologi selalu mengikuti tiga dimensi yang saling tegak lurus: keanekaragaman (berdasarkan kelompok organisme), organisasi kehidupan (taraf kajian dari sistem kehidupan), dan interaksi (hubungan antarunit kehidupan serta antara unit kehidupan dengan lingkungannya).

Pembagian Berdasarkan Kelompok Organisme

Makhluk hidup atau organisme sangat beraneka ragam. Taksonomi mempelajari bagaimana organisme dapat dikelompokkan berdasarkan kemiripan dan perbedaan yang dimiliki. Selanjutnya, berbagai kelompok itu dipelajari semua gatra kehidupannya, sehingga dikenallah ilmu biologi tumbuhan (botani), biologi hewan (zoologi), biologi serangga (entomologi), dan seterusnya.

Pembagian berdasarkan organisasi kehidupan

Kehidupan berlangsung dalam hirarki yang terorganisasi. Hirarki organisme, dari yang terkecil hingga yang terbesar yang dipelajari dalam biologi, adalah sebagai berikut:[3]
Kajian-kajian subindividu mencakup biologi sel, anatomi dan cabang-cabangnya (sitologi, histologi dan organologi), dan fisiologi. Pembagian lebih rinci juga mungkin terjadi. Misalnya, anatomi dapat dikhususkan pada setiap organ atau sistem (biasa terjadi dalam ilmu kedokteran): pulmonologi, kardiologi, neurologi, dan sebagainya).
Tingkat supraindividu dipelajari dalam ekologi, yang juga memiliki pengkhususan tersendiri, seperti ekofisiologi atau "fisiologi lingkungan", fenologi, serta ilmu perilaku.

Pembagian berdasarkan interaksi

Hubungan antarunit kehidupan maupun antara unit kehidupan dan lingkungannya terjadi pada semua tingkat organisasi. Selain mempelajari kehidupan melalui berbagai tingkatan di atas, biologi juga mempelajari hal-hal berikut, melalui cabang ilmunya masing-masing:
  • Astrobiologi : ilmu pengetahuan spekulatif tentang adanya makhluk hidup selain di bumi.
  • biologi perkembangan (developmental biology): ilmu yang mempelajari tahap perkembangan makhluk hidup (ontogeni) dari telur yang dibuahi menjadi individu;
  • genetika: ilmu yang mempelajari pewarisan keturunan;
  • etologi: ilmu yang mempelajari perilaku makhluk hidup;
  • sistematika: ilmu yang mempelajari keanekaragaman organisme dan hubungannya dengan relasi tertentu;
  • ekologi: ilmu yang mempelajari habitat dan interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya;
  • evolusi: ilmu yang mempelajari perubahan yang terjadi pada makhluk hidup; dan
  • mikologi : ilmu yang mempelajari mengenai cendawan/ jamur
  • mikrobiologi : ilmu yang mempelajari makhluk-makhluk mikroskopis
bahkan terdapat sub ilmu biologi yang berkaitan dengan ilmu lain seperti biokimia dan biofisik, dimana ilmu biologi dilihat dari sudut pandang kimia dan fisika.